Inilah Alasan Kenapa Sarapan Nasi Uduk Bisa Bikin Ngantuk

advertise here
Memiliki aktivitas yang padat sering kali membuat anda tidak sempat untuk membuat sarapan anda sendiri di rumah, biasanya untuk mempersingkat waktu agar tidak terlambat anda pasti sering sekali membeli nasi uduk sebagai sarapan. Sarapan pagi memang sangat penting memengaruhi aktivitas selanjutnya. Namun salah pilih menu sarapan, justru menghambat kegiatan harian. Apalagi enggak menyempatkan makan, jangan sampai deh, ya.  Nah, apa yang kamu asup saat sarapan? Kalau pilih nasi uduk, maka perlu hati-hati dan diatur. Pasalnya, menurut dokter spesialis gizi Diana F Suganda, sarapan nasi uduk malah bikin ngantuk, kok bisa? Penting untuk diketahui jika sarapan pagi yang tepat protein serta kabohidrat seimbang dapat membantu meningkatkan kinerja, konsentrasi serta aktivitas otak.


“Sementara kalau nasi uduk, kan isinya santen ada lemaknya, pakai telur protein, kerupuk di goreng, belum lagi gorengan,” kata Diana. Bahan-bahan tersebut justru tak ideal, sebab cenderung berlebih. Saat lebih banyak asupan lemak jenuh, malahan tubuh akan lambat mencerna. Karena pada dasarnya lemak berada di urutan terakhir yang dicerna tubuh setelah karbohidrat dan protein. “Kalau makan nasi uduk lengkap dengan keremesan dan gorengan, justru cepet ngantuk, karena tubuh mencerna semua makan,” katanya. Saat tubuh berjuang untuk mencerna semua itu, maka akan mengganggu sistem aliran darah. 

“Semua aliran darah mengalir ke usus, sehingga aliran darah ke otak dan organ vital lain berkurang. Konsentrasi dan kinerja pun jadi berkurang,” katanya. Lantas, bagaimana sarapan yang baik? Diana mengingatkan jika sarapan tidak harus terlalu berat. Diana mengalokasikan sekitar 25 persen dari 100 persen kebutuhan nutrisi harian untuk sarapan pagi. Dan itu bisa dipadu-padankan dengan beberapa makanan yang tidak terlalu berat, seperti yogurt, telur atau oatmeal.