Beberapa Penyebab Gangguan Tidur Pada Malam Hari

advertise here
Setelah melakukan banyak aktifitas seharian pasti anda menginginkan istirahat yang cukup dan berkualitas sehingga anda dapat mengisi ulang energi untuk hari berikutnya. Tidur yang berkualitas tentu saja ditandai dengan tidur nyenyak sepanjang malam hingga pagi hari. Bagaimana jika anda mudah terbangun ? Tentu saja kualitas tidur anda pun akan berkurang dan tidak hanya itu kurangnya istirahat pada malam hari pun akan membuat sakit kepala di keesokan harinya. Selain mimpi buruk, ada penyebab lain yang membuat kita gampang terbangun di malam hari, salah satunya karena beberapa kebiasaan yang tidak disadari. Menurut praktisi kesehatan Terry Cralle, ada beberapa faktor yang memengaruhi nyenyak tidaknya tidur di malam hari.


1. Tidak menjadwalkan asupan kafein

Kalau kamu termasuk karyawan dengan waktu kerja jam 9-5, pastikan untuk tidak menenggak minuman kafein saat makan siang. Memang, agak terasa sulit, terutama bila kita terbiasa mengandalkan kopi untuk menghalau kantuk. Namun, efek kafein bisa bertahan lebih lama di tubuh, bahkan sampai malam hari.

2. Minum alkohol sebelum tidur

Banyak orang yang merasa minum segelas wine atau pun alkohol dapat membuatnya tidur nyenyak. Padahal, alkohol justru membuat kita gelisah sepanjang malam. Selain itu, kita juga cenderung sulit memejamkan mata kembali ketika terbangun. Kebanyakan orang akan terjebak dalam siklus minum kafein terlalu banyak di siang hari, kemudian mengonsumsi obat tidur dan alkohol lagi di malam hari untuk mendatangkan rasa kantuk. Kemudian akan kembali terbangun di tengah malam dan esoknya mengantuk saat beraktivitas. Cobalah mengonsumsi susu hangat atau teh herbal untuk membuat tubuh rileks di malam hari.

3. Kasur yang dipakai

Nah, perusak jam tidur bisa juga bisa berasal dari kasur yang ditiduri. Sepertiga hidup kita dihabiskan dengan tidur, karena itu penting untuk memiliki tempat tidur yang baik. “Kasur yang nyaman akan membuat perbedaan kualitas tidur,” ujar Cralle.

4. Kamar  

Kasur yang empuk terkadang tidak cukup. Kamu juga perlu memerhatikan bagaimana keadaan ruangan kamar.  Buat kamar yang memang didesain untuk tidur, bebas dari peralatan olahraga dan kekacauan. Sama seperti bagaimana kita mengoptimalkan ruang kantor untuk produktivitas dan fokus. Jauhkan cahaya dari ruangan sebanyak mungkin di malam hari (semakin gelap, semakin baik). Kamu juga dapat mengecat dinding dengan warna yang menenangkan.

5. Gangguan tidur yang tidak terdiagnosa

Kamu dapat mencatat kualitas tidur bila memang merasa waktu tidur akhir-akhir ini kurang.  Catat dan lihat pola tidur selama dua pekan. Menurut Cralle, ada lebih dari 88 gangguan tidur, dan kebanyakan orang mengabaikan masalah tidur tanpa menyadari betapa pentingnya tidur bagi kesehatan. Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter yang memang mendalami gangguan tidur.